PENYULUHAN PENGARUH WAKTU OPERASIONAL DAN PENGGUNAAN UMPAN BERBEDA TERHADAP HASIL TANGKAPAN TEMPIRAI KAWAT (WIRE STAGE TRAP) DI KECAMATAN DANAU PANGGANG, KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA
Abstract
Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan merupakan salah satu kabupaten yang memiliki potensi perikanan perairan umum yang besar. Menurut data BPS tahun 2015, hasil tangkapan perikanan Kabupaten Hulu Sungai Utara mencapai 12.258,7 ton. Tujuan pelaksanaan kegiatan PKM ini adalah : a. Meningkatkan pengetahuan mengenai meningkat hasil tangkapan ikan dengan memanfaatkan tingkah laku ikan, b.memberikan pengalaman kepada mahasiswa berkegiatan di luar kampus sehingga mendukung capaian IKU 2 bagi ULM. Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus 2025 bertempat di Kelompok Usaha Bersama (KUB) Dayung Bersama. Jumlah peserta berjumlah 10 (sepuluh) orang. Mahasiswa yang dilibatkan ada 2 (dua) orang. Hasil analisis uji t nilai p value sebesar 0,00017, sedangkan alpha 0,05, kerana nilai p value (0,00017 < alpha (0,05) maka disimpulkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta setelah mendapat materi penyuluhan. Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan merupakan salah satu kabupaten yang memiliki potensi perikanan perairan umum yang besar. Menurut data BPS tahun 2015, hasil tangkapan perikanan Kabupaten Hulu Sungai Utara mencapai 12.258,7 ton. Tujuan pelaksanaan kegiatan PKM ini adalah : a. Meningkatkan pengetahuan mengenai meningkat hasil tangkapan ikan dengan memanfaatkan tingkah laku ikan, b.memberikan pengalaman kepada mahasiswa berkegiatan di luar kampus sehingga mendukung capaian IKU 2 bagi ULM. Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus 2025 bertempat di Kelompok Usaha Bersama (KUB) Dayung Bersama. Jumlah peserta berjumlah 10 (sepuluh) orang. Mahasiswa yang dilibatkan ada 2 (dua) orang. Hasil analisis uji t nilai p value sebesar 0,00017, sedangkan alpha 0,05, kerana nilai p value (0,00017 < alpha (0,05) maka disimpulkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta setelah mendapat materi penyuluhan.
References
Effendie, M. I. (2002). Biologi Perikanan. Yogyakarta: Yayasan Pustaka Nusatama.
FAO. (2018). The State of World Fisheries and Aquaculture 2018. Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations.
Irhamsyah, Iriansyah, Elisha Ferda Wati, Hafizah., 2023. Pengaruh Waktu Operasional Dan Penggunaan Umpan Berbeda Terhadap Hasil Tangkapan Tempirai Kawat (Wire Stage Trap) Di Perairan Rawa Desa Marampiau Kabupaten Tapin. Prosiding Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basah Volume 8 Nomor 3 Halaman 49-58 April 2023 p-ISSN 2656-5021 e-ISSN 2657-1579
Kolding, J., van Zwieten, P. A. M., & Marttin, F. (2019). Fisheries in inland waters. In Inland Fisheries Evolution and Management (pp. 45–67). FAO.
Rahman, M., Hasan, M., & Alam, M. (2021). Effect of bait types on catch composition in freshwater trap fishery. Aquaculture Reports, 20, 100690.
Welcomme, R. L. (2011). Inland Fisheries: Ecology and Management. Oxford: Wiley-Blackwell.
Yusuf, M., Hidayat, R., & Amri, K. (2017). Pengaruh penggunaan jenis umpan terhadap hasil tangkapan bubu lipat. Jurnal Ilmu Kelautan Tropis, 19(2), 89–97.
Copyright (c) 2025 Aquana: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

