PENGOLAHAN ROLADE IKAN PATIN DENGAN PENAMBAHAN LABU KUNING SEBAGAI PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) YANG SEHAT DI KELOMPOK POSYANDU PERSADA
Abstract
Pemberian Makanan Tambahan (PMT) merupakan salah satu upaya strategis dalam pencegahan masalah gizi pada balita, khususnya stunting dan defisiensi zat gizi mikro. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader serta ibu balita dalam pengolahan rolade ikan patin dengan penambahan labu kuning sebagai alternatif PMT yang sehat dan berbasis pangan lokal. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan gizi, demonstrasi pengolahan, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di Kelompok Posyandu Persada, Kelurahan Sungai Besar, Kota Banjarbaru, dengan melibatkan kader posyandu, ibu rumah tangga, mahasiswa, dan tim dosen. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap gizi PMT sebesar ±35% serta meningkatnya keterampilan pengolahan pangan berbahan dasar ikan. Produk rolade ikan patin dengan penambahan labu kuning dinilai mudah dibuat, bergizi tinggi, dan berpotensi dikembangkan sebagai menu PMT berkelanjutan serta usaha rumah tangga.
References
Damayanti, E., et al. (2020). Pemanfaatan bahan pangan lokal untuk PMT di posyandu. Jurnal Gizi dan Pangan, 15(3), 145–152.
Hardinsyah & Suyatna, F. D. (2021). Ilmu Gizi untuk Masyarakat. Jakarta: Kencana.
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Pedoman Pemberian Makanan Tambahan Anak Balita. Jakarta.
Puspitasari.F. dan Adawyah, R. 2017. Subtitusi Labu Kuning (Curcubita moshcata) Untuk Perbaikan Bakso Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Fish Sciantiae, 7(2):151-158
Soedarya. (2006). Teknologi Pengolahan Labu Kuning.
Sudarto. (2000). Pemanfaatan Labu Kuning sebagai Sumber Vitamin A.
Copyright (c) 2025 Aquana: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

